Setiap bahan baku datang, lakukan pengecekan. Kalau nggak sesuai standar, tolak saja. Lebih baik repot sedikit daripada kualitas produkmu turun dan bikin pelanggan kecewa.

3. Rajin Latih Tim Dapur dan Layanan
Alat canggih dan bahan premium nggak akan ada gunanya kalau diolah oleh tangan yang kurang terampil. Di sinilah pentingnya pelatihan rutin buat tim kamu.
Pelatihan ini nggak cuma sekali di awal, tapi harus terus dilakukan – mulai dari cara masak yang benar, standar kebersihan, penggunaan alat, sampai update SOP atau menu baru.
Tim yang terlatih akan kerja lebih percaya diri dan hasil masakannya pun lebih konsisten.
4. Terapkan Quality Control di Setiap Tahapan
QC alias Quality Control bukan cuma tugas di akhir sebelum makanan disajikan. Proses ini harus ada di setiap tahap – mulai dari pengecekan bahan baku yang baru datang, mencicipi masakan saat proses memasak, sampai memastikan plating dan suhu sajian sesuai standar.
Tunjuk siapa yang bertanggung jawab untuk QC di setiap titik. Dengan QC yang ketat, masalah bisa dicegah sebelum sampai ke pelanggan.
5. Pakai Resep Standar yang Terdokumentasi
Kalau mau rasa masakanmu selalu sama, kuncinya ada di resep standar. Catat semua dengan detail: takaran bahan (pakai satuan yang jelas seperti gram atau ml), urutan masak, suhu, waktu, dan cara penyajian.






