6. Jaga jarak aman berkendara
Untuk ini, kamu bisa mengikuti panduan dari Kementerian Perhubungan berikut:
30 kilometer per jam, jarak minimal 15 meter, jarak aman 30 meter.
40 kilometer per jam, jarak minimal 20 meter, jarak aman 40 meter.
50 kilometer per jam, jarak minimal 25 meter, jarak aman 50 meter.
60 kilometer per jam, jarak minimal 40 meter, jarak aman 60 meter.
70 kilometer per jam, jarak minimal 50 meter, jarak aman 70 meter.
80 kilometer per jam, jarak minimal 60 meter, jarak aman 80 meter.
90 kilometer per jam, jarak minimal 70 meter, jarak aman 90 meter.
100 kilometer per jam, jarak minimal 80 meter, jarak aman 100 meter.
Alternatif lain dari menghitung jarak antarkendaraan adalah memperhatikan roda belakang mobil di depanmu.
Baca Juga: Suspensi Mobil, Jenis, Fungsi Hingga Cara Merawatnya
Pastikan roda tersebut masih terlihat sehingga kamu dapat memaksimalkan ruang untuk bermanuver ketika berkendara maupun saat menyalip.
7. Perhatikan kecepatan aman berkendara
Demi keamanan, Anda dianjurkan untuk menjaga kecepatan tetap rendah saat nyetir mobil malam hari.
Langkah ini dianggap lebih aman karena kamu jadi lebih mudah mengendalikan arah dan posisi kendaraan.
Tambahan tips nyetir mobil malam hari adalah memastikan mobil dalam kondisi prima.
Untuk itu, Anda perlu mengecek kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum memulai perjalanan.






