Info Wisata

8 Kuliner Legendaris Bogor Ini Sudah Bertahan Lebih dari Empat Dekade

×

8 Kuliner Legendaris Bogor Ini Sudah Bertahan Lebih dari Empat Dekade

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi asinan di Bogor yang sering dicari sebagai oleh oleh. IST

Isian oncom merah menjadi daya tarik utama dari laksa ini, memberikan rasa gurih yang unik dan khas.

5. Soto Bogor Pa’ Salam (Sejak 1940-an)

Menawarkan soto kuning dengan pilihan isian lengkap seperti kikil, babat, limpa, hingga daging.

Terletak di Jl. Siliwangi No. 298, soto ini memiliki cita rasa gurih yang kental dengan bumbu rempah tradisional.

6. Cungkring Pak Jum’at (Sejak 1975)

Sajian cungkring ini terdiri dari kikil sapi, tempe goreng, lontong, rempeyek, dan kuah kacang khas. Bisa ditemukan di kawasan Suryakencana, tempat ini selalu ramai pembeli, terutama saat pagi hari.

7. Toge Goreng Hj. Omah (Sejak 1970)

Berada di Jl. Jend. Sudirman No. 23A, di sebelah Toko Roti Bogor Permai, kuliner ini memadukan tauge, mie, dan kuah berbumbu oncom merah, tauco, serta kecap manis. Cita rasanya sangat khas dan menggugah selera.

8. Soto Mie Agih (Sejak 1965)

Berbeda dari soto mie pada umumnya, Soto Mie Agih menggunakan daging dan jeroan babi sebagai topping.

Terletak di kawasan Suryakencana, tempat ini cocok untuk kamu yang ingin mencicipi varian soto nonhalal dengan kuah segar dan gurih.

Jadi, kalau kamu lagi main ke Bogor, jangan cuma cari tempat hits aja.

Cobain juga kuliner legendaris Bogor yang sudah jadi saksi sejarah sejak puluhan tahun lalu. Rasanya nggak cuma enak, tapi juga penuh cerita, bikin kamu serasa nostalgia di setiap suapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *