Bogor

Belum Tuntas Sejak 2024, Ruang Kelas Rusak di Kabupaten Bogor Masih Jadi PR Besar

×

Belum Tuntas Sejak 2024, Ruang Kelas Rusak di Kabupaten Bogor Masih Jadi PR Besar

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Perbaikan ruang kelas sekolah yang rusak di Kabupaten Bogor masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Meski terus dikebut, sejumlah proyek rehabilitasi yang diusulkan sejak 2024 hingga 2025 belum sepenuhnya rampung akibat keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan proses perbaikan tetap berjalan.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, mengatakan tahun ini pihaknya masih fokus menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dari dua tahun sebelumnya.

“Di 2024 ada sekitar 150 kegiatan yang tertahan karena efisiensi. Sebagiannya dilanjutkan 2025, tapi kembali terkena efisiensi. Sisanya baru diteruskan lagi di 2026,” kata Yanto, Minggu (18/1/2025).

Untuk perbaikan lanjutan, Disdik mencatat ada tujuh SMP dengan total 25 ruang kelas serta 27 SD negeri dengan 79 ruang kelas yang akan direhabilitasi. Nilai anggarannya pun tidak kecil.

“Untuk SD sekitar Rp16 miliar, SMP Rp15 miliar. Totalnya Rp31 miliar untuk rehab ruang kelas tahun ini,” ujarnya.

Pengerjaan usulan yang masuk sejak 2024 hingga 2025 tersebut direncanakan mulai berjalan pada Mei 2026.

Selain itu, Disdik juga menerima usulan baru tahun ini yang bersumber dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta aspirasi anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *