BeritaInfo Daerah

Harga Cabai Rawit Merah Ngegas Jelang Ramadan, Disperindag Jabar Mulai Pasang Mata

11
×

Harga Cabai Rawit Merah Ngegas Jelang Ramadan, Disperindag Jabar Mulai Pasang Mata

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA — Menjelang Ramadan 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memberi perhatian khusus pada pergerakan harga cabai rawit merah.

Komoditas ini tercatat menjadi satu satunya bahan pokok yang harga jualnya masih berada di atas Harga Acuan Penjualan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Nining Yuliastiani, mengatakan lonjakan harga cabai rawit merah dipicu kombinasi faktor alam dan produksi.

Cuaca ekstrem disebut menghambat masa panen, bahkan menyebabkan gagal panen di sejumlah sentra akibat gangguan organisme tumbuhan.

“Ini yang membuat produktivitas turun. Beberapa lokasi mengalami gagal panen,” ujar Nining, Senin 9 Februari 2026.

Berbeda dengan cabai rawit merah, Nining memastikan kondisi harga dan pasokan kebutuhan pokok lain relatif aman.

MinyaKita, telur ayam ras, hingga sejumlah komoditas pangan strategis justru menunjukkan tren stabil dan sebagian mengalami penurunan harga.

Pemerintah daerah berjanji menjaga situasi ini tetap terkendali selama Ramadan hingga selepas Lebaran.

Pengawasan harga dilakukan setiap hari agar harga di pasar tidak menembus Harga Eceran Tertinggi maupun Harga Acuan Penjualan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tujuannya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan barang tetap aman.

Meski begitu, Nining mengingatkan potensi tekanan tetap ada seiring meningkatnya permintaan saat Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *