INFOLADISHA — Pemerintah Kabupaten Bogor kembali melakukan rotasi di level administrator dan pengawas.
Sebanyak 21 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam prosesi yang berlangsung di Aula Soekarno Hatta, Kamis, 26 Februari 2026.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi.
Di hadapan para pejabat yang dilantik, Rudy menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan dinamika yang lazim dalam tubuh pemerintahan.
Menurutnya, perubahan posisi tidak sekadar pergeseran kursi, tetapi strategi untuk menyesuaikan kompetensi aparatur dengan kebutuhan organisasi.
Ia menyebut kebijakan tersebut dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kapasitas serta kebutuhan kelembagaan.
Targetnya jelas, kinerja birokrasi lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas.
“Masih ada empat tahun ke depan untuk kita membangun Bogor bersama-sama agar lebih istimewa dan lebih maju,” ujar Rudy dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.
Rudy juga memberi apresiasi kepada BKPSDM Kabupaten Bogor yang dinilai telah memfasilitasi proses mutasi dan rotasi secara profesional.
Peran lembaga kepegawaian ini disebut penting dalam memastikan proses berjalan sesuai kebutuhan organisasi dan standar administrasi.
Di lokasi berbeda, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, turut menegaskan pesan serupa saat menghadiri pelantikan pejabat di Pendopo Bupati, Cibinong, pada Jumat, 27 Februari 2026.





