Bogor

4 Bulan SDN Ciketug Ambruk, Siswa di Kabupaten Bogor Masih Belajar Beratap Terpal Jelang Hardiknas

×

4 Bulan SDN Ciketug Ambruk, Siswa di Kabupaten Bogor Masih Belajar Beratap Terpal Jelang Hardiknas

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Kondisi SDN Ciketug di Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan jelang Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2026.

Empat bulan setelah bangunan sekolah ambruk, para siswa masih menjalani kegiatan belajar mengajar di ruang darurat beratapkan terpal.

Aktivitas belajar tetap berlangsung meski fasilitas jauh dari layak.

Sebagian murid belajar di ruang kelas yang tersisa, sementara lainnya memanfaatkan halaman sekolah dengan penutup seadanya.

Kepala SDN Ciketug, Mursid, mengatakan sekolah terpaksa menjalankan pembelajaran darurat agar proses pendidikan tidak berhenti.

Baca Juga: Pemkab Bogor Siap Basmi Ikan Sapu Sapu di Sungai, Pelihara Bisa Dipidana

“Pakai terpal di ruang kelas dan di halaman sekolah karena bagaimana pun KBM harus tetap berjalan,” ujar Mursid, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan bangunan sekolah ambruk pada 22 Desember 2025.

Sejak saat itu, perbaikan belum juga dilakukan meski kegiatan belajar harus tetap mengikuti kalender pendidikan.

Untuk menyiasati keterbatasan ruang, pihak sekolah menerapkan sistem dua shift, pagi dan siang.

Namun seluruh siswa tetap datang sejak pagi agar jadwal pembelajaran bisa berjalan.

“Pasca ambruk, kami menjadwalkan kegiatan belajar menjadi dua shift, pagi dan siang selama empat bulan ini, murid tetap datang di pagi hari,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *