Info Kesehatan

Fenomena Ketindihan Jin Saat Tidur Berbahaya Atau Tidak? Ini Faktanya

39
×

Fenomena Ketindihan Jin Saat Tidur Berbahaya Atau Tidak? Ini Faktanya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi/IST

INFOLADISHA – Pernahkah mengalami, sedang enak-enaknya tidur mendadak terbangun tapi sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuh? Orang awam menyebut fenomena ‘mistis’ ini dengan istilah ketindihan jin, yang lantas dijelaskan oleh ilmu pengetahuan sebagai sleep paralysis.

Praktisi kesehatan tidur dr Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT menjelaskan, apa yang dipahami orang awam sebagai ketindihan jin adalah sleep paralysis yang terjadi ketika seseorang berada fase tidur REM (Rapid Eye Movement).

BACA JUGA : Buy Back Tak Kunjung Dibayarkan, PT Manakib Realty Digeruduk Kuasa Hukum Konsumen

Bukan ketindihan ji epeti yang dipercaya banyak masyarakat selama ini, karena itu adalah fase terdalam dalam tahapan tidur, ketika mimpi dimungkinkan untuk terjadi.

“Jadi waktu otot relaksasi maksimal, kita bangun makanya kita ngga bisa gerak. Kadang dibarengi dengan halusinasi,” jelas dr Daniel.

Menurut dr Daniel, sleep paralysis relatif tidak berbahaya.

BACA JUGA : Waduh! Netralitas ASN Tempati Posisi 3 Dalam Indeks Kerawanan Pilkada dan Pemilu

Kalaupun disebut sebagai penyakit, kondisi ini digolongkan sebagai gangguan tidur parasomnia.

“Biasanya mengganggu aktivitas sehari-hari karena konsentrasinya terganggu, kualitas tidurnya terganggu,” jelas dr Daniel.

Soal kesan mistis seperti dirasakan banyak orang yang mengalami ketindihan jin, dr Daniel memastikan sleep paralysis umumnya tidak berlangsung lama. Beberapa saat setelah terbangun, kondisi tubuh akan kembali normal. “Nggak usah panik, Rapid Eye Movement (REM) hilang, maka bakal hilang sendiri, rileks, santai saja,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *