Info Bisnis

Perang Dagang AS dan China Memanas, Dunia di Ambang Krisis Ekonomi Baru

96
×

Perang Dagang AS dan China Memanas, Dunia di Ambang Krisis Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Ist

INFOLADISHA – Ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China kembali memuncak setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif impor balasan tertinggi dalam sejarah terhadap Negeri Tirai Bambu.

Tarif sebesar 104% ini dinilai sebagai respons atas kebijakan serupa dari China yang lebih dulu mengenakan tarif sebesar 34% terhadap produk-produk AS.

Dalam pernyataannya yang dikutip CNN, Trump menegaskan bahwa AS telah “dicurangi selama lebih dari 50 tahun” dan kebijakan ini merupakan langkah untuk memulihkan industri dalam negeri.

“Negara-negara lain, terutama China, telah membuat kita mati,” tegasnya.

Trump bahkan mengancam bahwa perang dagang ini belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Menurut laporan BBC (9/4/2025), International Monetary Fund (IMF) mencatat bahwa gabungan kontribusi ekonomi AS dan China tahun ini mencapai 43% dari total perekonomian global.

Ketegangan yang terus meningkat antara kedua raksasa ekonomi ini berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi, bahkan bisa menyeret keduanya ke ambang resesi.

Efek domino pun tak bisa dihindari. Negara-negara lain berpotensi ikut terdampak, dengan laju pertumbuhan global yang diprediksi melambat dan tekanan terhadap investasi internasional yang semakin nyata.

Salah satu dampak serius lainnya adalah terjadinya trade diversion, di mana arus perdagangan global akan bergeser dan menimbulkan ketidakseimbangan baru di pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *