INFOLADISHA – Lonjakan kasus HIV di Kabupaten Bogor terus menjadi perhatian serius.
Data terbaru mencatat, wilayah ini kini menempati peringkat kedua tertinggi di Jawa Barat untuk jumlah kasus HIV.
Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan, Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS) bersama Yayasan Lembaga Kajian Strategis (LEKAS) menggelar kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rest Area Gunung Mas, Puncak, Cisarua, Rabu (7/5/2025).
Ketua Yayasan LEKAS Kabupaten Bogor, Mukhsin Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa tren kasus HIV di wilayahnya terus mengalami peningkatan.
“Tahun 2024 tercatat 814 kasus, naik dari 700 kasus pada tahun sebelumnya. Bahkan kini mulai ditemukan kasus pada ibu hamil dan remaja,” ungkap Mukhsin.
Menurutnya, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki kasus HIV, termasuk Kecamatan Cisarua yang mencatat sekitar 100 kasus.
Kondisi ini menunjukkan bahwa penyebaran HIV tak lagi terbatas pada kelompok tertentu, namun sudah menyentuh hampir seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai respons atas kondisi tersebut, FWBS dan LEKAS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menggelar kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi warga sekitar.
Ratusan warga memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi tubuh mereka, mulai dari pengecekan gula darah, tensi, hingga kolesterol.






