Info Bisnis

CPO di Ujung Senjata, Ekspor RI Terancam Gegara Konflik India-Pakistan

52
×

CPO di Ujung Senjata, Ekspor RI Terancam Gegara Konflik India-Pakistan

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Ketegangan geopolitik antara India dan Pakistan kembali menjadi sorotan dunia.

Bagi Indonesia, konflik dua negara bertetangga di Asia Selatan ini tak hanya berdampak politik, namun juga menimbulkan kekhawatiran di sektor ekonomi, khususnya pada ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO).

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengingatkan potensi lonjakan biaya logistik dan asuransi yang dapat mengganggu arus ekspor CPO ke kawasan tersebut.

Padahal, India dan Pakistan selama ini merupakan pasar utama bagi CPO Indonesia, masing-masing dengan nilai ekspor mencapai sekitar US\$4,2 miliar dan hampir US\$3 miliar per tahun.

“Dalam konteks ekspor CPO Indonesia, tentu kami prihatin dengan konflik yang berlangsung saat ini. Permintaan mungkin tetap tinggi karena CPO merupakan kebutuhan pokok, tetapi kekhawatiran terbesar kami adalah kenaikan tajam biaya logistik dan premi asuransi pengiriman,” ujar Didit Ratam, Wakil Ketua Bidang Hubungan Internasional Apindo, Jumat (9/5/2025).

Meski belum ada laporan resmi terkait penurunan permintaan, Apindo mencatat mulai munculnya indikasi restriksi perdagangan serta naiknya tarif pengangkutan laut.

Situasi ini dikhawatirkan akan menggerus margin keuntungan eksportir jika konflik terus berlarut.

Didit menekankan pentingnya langkah proaktif pemerintah Indonesia melalui jalur diplomatik, baik secara bilateral maupun multilateral, untuk meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *