INFOLADISHA – Musim haji 2025 membawa kabar mengejutkan bahwa visa haji furoda dipastikan tidak diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Ribuan calon jemaah yang berharap berangkat melalui jalur non-kuota ini pun terancam gagal berangkat ke Tanah Suci.
Biasanya, setelah pemberangkatan jemaah haji reguler hampir rampung, giliran jemaah haji furoda yang terbang. Tapi tahun ini berbeda.
Hingga tenggat waktu pelayanan ditutup, visa yang dijanjikan itu tak kunjung keluar.
Ketua Komisi Nasional Haji, Mustolih Siradj, mengonfirmasi bahwa otoritas Saudi tidak mengeluarkan visa furoda sama sekali tahun ini.
Tidak ada keterangan resmi dari pihak Saudi soal alasan penghentian ini.
Beberapa asosiasi travel haji bahkan sudah mengeluarkan pernyataan resmi soal potensi gagalnya pemberangkatan jemaah.
“Ini murni hubungan bisnis antara travel dan jemaah. Pemerintah Indonesia tidak bertanggung jawab karena furoda bukan bagian dari kuota resmi,” ujar Mustolih, Minggu (1/6/2025).
Visa furoda adalah jalur undangan (mujamalah) yang bisa didapatkan lewat hubungan khusus atau travel tertentu.
Namun, karena tidak melalui kuota resmi, baik haji reguler maupun khusus, pengawasan terhadap jalur ini minim.
Akibatnya, banyak calon jemaah tertipu iklan travel yang menjanjikan “berangkat tahun ini” meski belum tentu visa tersedia.





