Info Bisnis

Diskon Listrik 50 Persen Batal! Pemerintah Ubah Haluan, Anggaran Dialihkan ke Sektor Prioritas

63
×

Diskon Listrik 50 Persen Batal! Pemerintah Ubah Haluan, Anggaran Dialihkan ke Sektor Prioritas

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Harapan masyarakat menikmati diskon tagihan listrik sebesar 50 persen selama masa libur sekolah harus kandas.

Pemerintah memutuskan membatalkan program potongan tarif listrik yang sebelumnya direncanakan berlaku mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025.

Program ini awalnya ditujukan untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA hingga 1.300 VA atau segmen yang selama ini dianggap paling terdampak beban biaya rumah tangga.

Diskon listrik juga dimaksudkan sebagai “stimulus ringan” saat gaji ke-13 cair, agar bisa memberikan sedikit napas tambahan bagi keluarga-keluarga di tengah lonjakan kebutuhan.

Namun, keputusan berubah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan pada Minggu (2/6) bahwa pemerintah tidak akan melanjutkan program tersebut.

Alasannya adalah kondisi keuangan negara yang menuntut prioritas anggaran untuk sektor-sektor yang lebih krusial.

“Kami melakukan evaluasi fiskal secara menyeluruh. Saat ini, fokus belanja negara diarahkan ke bidang kesehatan, pendidikan, serta subsidi energi yang berdampak lebih panjang,” jelas Sri Mulyani, Selasa (3/6).

Ia juga menekankan bahwa stimulus ekonomi tidak harus selalu berupa pemotongan tarif.

“Diskon listrik memang terasa, tapi hanya sesaat. Kita perlu intervensi yang punya dampak berkelanjutan,” tambahnya.

PT PLN (Persero) selaku operator kelistrikan merespons pembatalan ini dengan menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *