INFOLADISHA – Kode QR makin jadi sahabat setia banyak pebisnis dan pelanggan di Indonesia. Cukup scan, langsung bayar, pesan, atau akses info penting.
Namun, di balik kemudahannya, ada ancaman yang sedang mengintai: Quishing.
Quishing, gabungan dari kata QR dan Phishing, adalah metode penipuan yang menyembunyikan tautan berbahaya di balik kode QR.
Kalau phising tradisional menipu lewat email berisi link mencurigakan, quishing lebih licik, biasanya pelaku menebar stiker atau gambar kode QR palsu di tempat-tempat publik, atau mengirimnya lewat email.
Korban yang lengah bisa langsung dijebak dan menyerahkan data pribadinya.
Praktik quishing ini bukan cuma bisa menguras rekening. Lebih parah, peretas bisa masuk ke akun penting korban, memeras data, hingga menyebarkan ransomware yang merusak sistem perusahaan.
Bayangkan jika hal ini terjadi di bisnis Anda: reputasi hancur, kepercayaan pelanggan ambruk, dan kerugian finansial tak terhindarkan.
Agar bisnis dan data pribadi Anda tetap aman, berikut 6 tips praktis untuk menghindari quishing, dilansir dari Techtarget:
1. Jangan pernah memindai kode QR dari sumber tak dikenal. Kalau ragu, lebih baik abaikan.
2. Jika dapat kode QR lewat email dari pihak yang katanya tepercaya, konfirmasi ulang lewat jalur lain. Misalnya telepon atau pesan WhatsApp langsung ke nomor resmi.






