INFOLADISHA – Pernah mengalami air radiator mobil cepat habis padahal belum lama diisi ulang? Jangan buru-buru cuek.
Meski kelihatannya sepele, kondisi ini bisa jadi pertanda ada masalah serius pada sistem pendingin mobil Anda.
Air radiator bukan sekadar cairan tambahan, tapi punya tugas vital yakni menjaga suhu mesin tetap stabil.
Bayangkan kalau mesin terus bekerja tanpa pendingin, panasnya bisa bikin komponen dalamnya rusak, bahkan berujung pada overheating yang bisa bikin mogok di tengah jalan.
Supaya nggak kejadian sama mobil Anda, yuk simak enam penyebab utama air radiator cepat menyusut seperti dikutip dari laman resmi Wuling Indonesia.
1. Kebocoran di Sistem Radiator
Ini adalah tersangka utama di balik cepat habisnya air radiator.
Bocor bisa terjadi di banyak titik: mulai dari selang, sambungan, tutup, sampai bagian inti radiator itu sendiri.
Kalau ada celah sekecil apapun, cairan akan keluar perlahan tanpa Anda sadari. Jadi, perhatikan tetesan atau bekas air di bawah mobil saat parkir, ya.
2. Tutup Radiator Rusak atau Tidak Rapat
Tutup radiator bukan cuma “penutup biasa”. Komponen kecil ini punya peran besar menjaga tekanan di dalam sistem pendingin tetap stabil.
Kalau tutupnya aus atau nggak rapat, air radiator bisa menguap dan keluar lewat celah. Hasilnya? Volume air cepat menyusut padahal nggak ada kebocoran yang kelihatan.






