Bogor

Angkot Luar Kota Tak Lagi Nembus Pusat Bogor, Jambu Dua Siap Jadi Titik Batas Baru

73
×

Angkot Luar Kota Tak Lagi Nembus Pusat Bogor, Jambu Dua Siap Jadi Titik Batas Baru

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA — Wajah transportasi Kota Bogor bakal berubah.

Pemerintah Kota Bogor tengah merombak sistem trayek angkot, terutama yang datang dari luar daerah seperti Kabupaten Bogor, agar tak lagi menembus pusat kota.

Langkah ini tak hanya untuk menata lalu lintas, tapi juga bagian dari strategi besar mengembangkan kawasan Jambu Dua sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjelaskan, salah satu usulan yang sedang diproses adalah perubahan trayek angkot rute Cibinong–Sukasari atau Cibinong–Alun-Alun, yang ke depan hanya akan berhenti di Jambu Dua.

“Misalnya angkot Cibinong ke Alun-Alun, nanti cukup sampai Jambu Dua saja,” kata Dedie, Senin (21/7).

Dengan sistem ini, angkot dari luar kota hanya berhenti di zona batas dalam kota seperti Jambu Dua, tanpa harus membangun terminal baru.

Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan jalur khusus rekayasa lalu lintas dan titik putar angkot tersebut.

Selain itu, infrastruktur pendukung sedang dikebut, mulai dari rambu lalu lintas, penerangan jalan (PJU), hingga hidran untuk penunjang kawasan.

Targetnya, semua fasilitas pendukung selesai akhir Agustus 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menambahkan bahwa konsep zonasi transportasi ini akan berlaku juga untuk trayek lain.

“Dari arah Ciawi cukup berhenti di Ciawi, dari Cibinong cukup sampai Jambu Dua atau Ciparigi. Setelah itu, transportasi dalam kota akan dilayani koridor Biskita dan angkot lokal,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *