INFOLADISHA – Pompa oli merupakan jantung dari sistem pelumasan mesin mobil.
Fungsinya vital, yaitu memastikan oli mengalir ke seluruh bagian mesin agar gesekan dan panas bisa dikendalikan.
Tapi, sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang kurang peka terhadap kerusakan pada komponen satu ini.
Kalau pompa oli bermasalah, pelumasan mesin bisa kacau.
Ujung-ujungnya? Overheat, performa menurun, bahkan risiko mogok di tengah jalan jadi lebih besar.
Untuk mencegah hal itu, penting banget mengenali beberapa penyebab umum kerusakan pompa oli berikut ini:
1. Filter Kotor Bikin Pompa Kerja Rodi
Salah satu penyebab paling umum rusaknya pompa oli adalah penumpukan kotoran pada filter oli.
Filter yang terlalu kotor bisa menghambat aliran oli menuju mesin.
Ketika aliran terhambat, pompa oli harus bekerja lebih keras dari biasanya.
Lama-lama, kerja ekstra ini bikin pompa cepat aus dan kehilangan performa.
Hasilnya? Mesin jadi pelumasan tidak maksimal dan komponen dalamnya bisa cepat rusak.
Solusinya, rutin ganti filter oli sesuai jadwal servis. Jangan tunggu sampai kotoran menumpuk parah!
2. Komponen Tua yang Tak Pernah Diganti
Seperti halnya komponen lain, pompa oli juga punya usia pakai.
Kalau sudah terlalu lama digunakan tanpa penggantian, performanya akan menurun drastis.
Mesin yang mulai terasa berat atau muncul suara aneh bisa jadi tanda pompa oli mulai lemah.






