Bogor

Akad Massal KPR Subsidi Pecahkan Rekor 350 Ribu Unit, Bogor Jadi Titik Sentral Nasional

55
×

Akad Massal KPR Subsidi Pecahkan Rekor 350 Ribu Unit, Bogor Jadi Titik Sentral Nasional

Sebarkan artikel ini

Berkat kerja keras, ia kini berhasil menjadi pengembang perumahan subsidi. Tahun lalu, Angga membangun 2.400 unit rumah, tahun ini meningkat menjadi 3.000 unit, dan tahun depan ditargetkan 6.000 unit.

“Seperti Bapak ajarkan, dengan doa dan kerja keras, ia kini sudah menjadi pemilik tempat ini,” kata Maruarar kepada Presiden.

Meski begitu, tantangan masih besar. Backlog perumahan di Indonesia masih mencapai 9,9 juta unit, dengan sekitar 26,9 juta rumah tidak layak huni.

Untuk mempercepat perbaikan, pemerintah menggandakan anggaran renovasi rumah, dari hanya 45 ribu unit pada 2024 menjadi 400 ribu unit pada 2025.

Maruarar menutup laporannya dengan apresiasi. Ia menyampaikan terima kasih kepada DPR, kementerian terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga bank penyalur yang terlibat.

“Program ini tidak bisa jalan tanpa dukungan semua pihak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *