INFOLADISHA – Jakarta diperkirakan bakal jadi pusat perhatian pada 28 Agustus mendatang.
Ribuan buruh dari berbagai daerah akan turun ke jalan dalam aksi besar bertajuk HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah).
Ketua Koalisi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan aksi ini akan digelar serentak di 38 provinsi dan lebih dari 300 kabupaten/kota.
Untuk kawasan Jabodetabek, sekitar 10 ribu buruh diprediksi memenuhi depan Gedung DPR RI dan Istana Negara.
“Partai Buruh bersama koalisi serikat pekerja merencanakan aksi serempak di seluruh Indonesia. Khusus Jabodetabek, akan ada 10.000 buruh yang hadir,” kata Said Iqbal dalam konferensi pers, Rabu (20/8).
Dalam aksi HOSTUM, buruh membawa enam tuntutan utama yang disebut sebagai agenda perjuangan bersama:
1. Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah (HOSTUM)
2. Setop PHK dan bentuk Satgas PHK
3. Reformasi Pajak Perburuhan – termasuk menaikkan PTKP menjadi Rp7,5 juta/bulan, serta menghapus pajak pesangon, THR, JHT, dan diskriminasi pajak bagi perempuan menikah.
4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan baru tanpa Omnibus Law
5. Sahkan RUU Perampasan Aset dan berantas korupsi
6. Revisi RUU Pemilu dan desain ulang sistem Pemilu 2029
Tak hanya menolak praktik outsourcing, para buruh juga menuntut kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5% hingga 10,5%.






