Said Iqbal menegaskan bahwa aksi ini akan berlangsung secara damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi pekerja.
“Aksi ini kami beri nama HOSTUM, singkatan dari Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah. Inilah perjuangan kolektif kaum buruh,” ujarnya.
Dengan konsentrasi massa yang begitu besar, Jakarta berpotensi mengalami pengalihan arus lalu lintas di sekitar DPR RI dan Istana Negara.






