“Curah hujan di sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi masih cukup tinggi. Selain itu, ada dua orang yang masih hilang, sepuluh orang telah meninggal, dan jumlah pengungsi terus bertambah,” ujar Ade.
Berdasarkan data terbaru, jumlah pengungsi mencapai 2.988 jiwa dari 913 kepala keluarga. Para pengungsi masih sangat membutuhkan bantuan, baik berupa logistik maupun dukungan lainnya.
Ade menjelaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat juga bertujuan untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi, termasuk pencarian dua korban yang hilang.
“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi lapangan yang masih membutuhkan perhatian ekstra dari pemerintah daerah dan instansi terkait,” tutup Ade.
Bencana yang melanda Kecamatan Pabuaran dan sekitarnya menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus mengoptimalkan upaya mitigasi dan penanganan dampak bencana secara menyeluruh.






