Oli mobil tidak memerlukan zat aditif khusus kopling karena mobil menggunakan transmisi otomatis atau kopling kering.
Standardisasi
Oli motor mengikuti standarisasi dari American Petroleum Institute (API) dan juga Japanese Automotive Standards Organization (JASO). Sedangkan oli mobil, selain mengikuti standar API, juga berpatokan pada European Automobile Manufacturers Association (ACEA). Standar ini menunjukkan tingkat performa oli dan kesesuaiannya untuk jenis mesin.
Baca Juga: 7 Tips Sederhana Berkendara Aman di Malam Hari
Lantas, apakah oli mobil bisa untuk motor?
Jawabannya sudah pasti tidak bisa.
Seperti telah diuraikan di atas, kedua oli memiliki perbedaan yang sangat menonjol. Penggunaan oli yang tidak sesuai fungsinya akan menyebabkan mesin mengalami banyak masalah, seperti mesin menjadi cepat aus, cepat panas, dan meningkatnya konsumsi bahan bakar.
Tips Tepat Memilih Oli Motor
Saat memilih oli untuk motor, ada beberapa hal yang OtoFriends perlu perhatikan:
Baca buku panduan karena biasanya di dalamnya tertulis oli yang disarankan untuk digunakan di dalam mesin kendaraan.
Baca Juga: Syarat Hingga Cara Balik Nama Motor dan BPKB
Perhatikan kekentalan (viskositas) oli. Pastikan kamu memilih yang viskositasnya sesuai dengan jenis mesin motor.
Pilihlah oli motor yang telah memenuhi standar nasional atau internasional.





