Info Bisnis

Averaging Down: Strategi Beli Lagi Saat Harga Turun, Jalan Pintas Untung atau Perangkap Rugi?

×

Averaging Down: Strategi Beli Lagi Saat Harga Turun, Jalan Pintas Untung atau Perangkap Rugi?

Sebarkan artikel ini

Kapan Averaging Down Bisa Jadi Strategi Cerdas?

Strategi beli lagi di harga lebih rendah ini masuk akal kalau:

• Fundamental aset tetap bagus.
Penurunan harga bukan karena perusahaannya bangkrut atau bisnisnya anjlok, melainkan karena kondisi pasar yang lagi nggak stabil.

• Kamu punya dana cadangan.
Investasi idealnya pakai uang yang nggak ganggu kebutuhan sehari-hari. Averaging down itu bukan buat kamu yang keuangannya pas-pasan.

• Emosi kamu terkontrol.
Jangan beli lagi hanya karena panik atau takut rugi. Pastikan keputusanmu didasari analisis, bukan sekadar rasa takut atau ikut-ikutan.

Risiko Averaging Down: Jangan Asal Nekat!

Sama seperti beli barang diskon, kamu harus hati-hati: diskon belum tentu menguntungkan kalau barangnya memang rusak.

Begitu juga di investasi. Kalau kamu tambah beli di aset yang sebenarnya sudah bermasalah, kamu justru memperbesar kerugian.

Beberapa risiko averaging down yang sering menjerat investor, antara lain:

• Terjebak di aset jelek.
Harga bisa terus turun kalau asetnya memang nggak layak. Kamu malah rugi lebih banyak.

• Terlalu percaya diri.
Merasa paling tahu, padahal keputusan diambil tanpa analisis matang.

• Kehabisan modal.
Kalau dana sudah habis buat beli terus saat turun, kamu nggak bisa lagi beli saat benar-benar ada peluang bagus.

Cocok Nggak untuk UMKM atau Investor Pemula?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *