Info Bisnis

BBM Terancam Tekor, Ketegangan Iran-Israel Bisa Bikin Subsidi Tembus Rp500 Triliun

68
×

BBM Terancam Tekor, Ketegangan Iran-Israel Bisa Bikin Subsidi Tembus Rp500 Triliun

Sebarkan artikel ini

Dulu, di masa pandemi, pemerintah masih punya kelonggaran fiskal karena situasi darurat.

Sekarang? Ruang geraknya makin sempit, sementara pendapatan negara belum terlihat menjanjikan.

“Fiskal kita nggak sekuat dulu. Sumber pemasukan belum jelas prospeknya, sementara beban subsidi bisa makin berat,” tambah Yose.

Yose juga menyoroti soal sikap pemerintah yang cenderung ragu untuk menaikkan harga BBM.

Sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo, wacana penyesuaian subsidi BBM sempat muncul, tapi sampai sekarang belum ada aksi nyata.

“Sudah hampir sembilan bulan, tapi belum ada keputusan soal ini. Mungkin pemerintah masih ingin main aman, supaya semua pihak senang,” kata Yose.

Dilema lain muncul di sisi kebijakan moneter.

Pemerintah bisa saja menekan inflasi dengan mengetatkan suku bunga, tapi langkah itu malah berlawanan dengan keinginan mendorong pertumbuhan ekonomi lewat bunga rendah.

“Akhirnya ya trade-off. Kalau nggak inflasi naik, ya nilai tukar rupiah yang makin tertekan. Impor makin mahal,” jelasnya.

Yose juga mengingatkan, kalau Selat Hormuz beneran ditutup, dampaknya nggak cuma di Teluk Persia.

Rantai pasok global bisa ikut terganggu, termasuk lebih dari 20 titik rawan lainnya yang jadi nadi perdagangan dunia.

Di tengah situasi seperti ini, andalan ekonomi domestik juga nggak bisa diharapkan banyak, karena konsumsi dalam negeri sendiri sedang lesu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *