Info Bisnis

Belanja Online Kena Biaya Baru? Ini Kata Asosiasi E-Commerce soal Rp 1.250 per Transaksi

56
×

Belanja Online Kena Biaya Baru? Ini Kata Asosiasi E-Commerce soal Rp 1.250 per Transaksi

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Mulai pertengahan Agustus 2025, belanja online lewat beberapa platform e-commerce bakal sedikit lebih mahal.

Pasalnya, Tokopedia dan TikTok Shop akan mulai mengenakan biaya pemrosesan order sebesar Rp1.250 untuk setiap pesanan yang berhasil dikirim, tanpa peduli berapa banyak barang yang dipesan sekaligus.

Langkah ini menyusul kebijakan serupa yang lebih dulu diterapkan Shopee sejak 20 Juli lalu.

Kebijakan ini tentu saja menuai perhatian.

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mengingatkan agar dampaknya terhadap pembeli dan penjual diperhatikan serius.

“Ini muncul saat industri e-commerce sedang dalam masa penuh tantangan, dari persaingan ketat, perubahan perilaku konsumen, hingga soal pendanaan,” ujar Budi Primawan, Sekretaris Jenderal idEA, Selasa (5/8/2025).

Menurutnya, langkah ini adalah cara platform menjaga kelangsungan bisnis sambil menutup sebagian biaya operasional yang selama ini mereka tanggung.

Tapi tetap, efeknya ke konsumen dan pelapak tak bisa dianggap remeh.

Bagi pembeli, tambahan biaya ini bisa bikin mereka lebih selektif atau bahkan menurunkan minat belanja.

Sementara dari sisi penjual, bisa saja muncul penyesuaian harga untuk menjaga margin tetap aman.

Karena itu, idEA mendorong agar kebijakan seperti ini bisa disampaikan dengan transparan dan disertai peningkatan kualitas layanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *