Info Bisnis

Beras Segudang, Petani Tetap Dipinang: Pemerintah Ngebut Serap Gabah di Tengah Panen Raya

68
×

Beras Segudang, Petani Tetap Dipinang: Pemerintah Ngebut Serap Gabah di Tengah Panen Raya

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Meski stok beras nasional di gudang Perum Bulog nyaris menembus angka 4 juta ton, pemerintah tetap tancap gas menyerap gabah petani.

Kebijakan ini bukan tanpa alasan, stabilitas harga dan keberlanjutan ketahanan pangan menjadi pertaruhannya.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch Arief Cahyono, menegaskan bahwa tingginya stok beras tidak akan menghentikan upaya penyerapan hasil panen.

Menurutnya, pemerintah justru mempercepat langkah agar lonjakan produksi pada masa panen raya bisa tertampung, tanpa membuat harga gabah anjlok di tingkat petani.

“Penyerapan gabah selama April 2025 menjadi rekor tertinggi dalam sejarah, lebih dari 1,3 juta ton hanya dalam waktu satu bulan,” ungkap Arief dalam keterangan resminya, Kamis (1/5).

Capaian tersebut, lanjutnya, merupakan hasil kerja sama lintas sektor mulai dari Kementan, Kemenko Pangan, hingga pemerintah daerah dan Perum Bulog.

Mengantisipasi keterbatasan gudang, Bulog bahkan telah menyewa ruang penyimpanan tambahan sebesar 1,15 juta ton.

Ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi dan penyerapan, agar tak ada gabah petani yang tersisa tanpa pembeli.

Pemerintah memastikan penyerapan dilakukan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram, bahkan bisa lebih tinggi jika kondisi memungkinkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *