“Kami pastikan hasil panen petani terserap dan mereka tidak dirugikan,” tegas Arief.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat urgensi langkah ini.
Produksi beras nasional selama Januari hingga Mei 2025 diperkirakan mencapai 16,62 juta ton yang artinya naik 12,4% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Serapan harian gabah saat ini tercatat sebesar 51.530 ton, dan stok beras di Bulog telah melampaui 3,3 juta ton.
Langkah agresif pemerintah tak hanya menyokong petani saat panen raya, tetapi juga memperkokoh fondasi ketahanan pangan nasional.
Di tengah dinamika harga dan iklim global, cadangan pangan yang kuat menjadi kunci kestabilan ekonomi dan sosial.*






