Meski begitu, Mudrik menekankan bahwa angka tersebut bukan prediksi waktu pasti, melainkan gambaran ilmiah berbasis siklus alam.
“Sesar Lembang adalah sistem aktif yang jejaknya bisa dilihat langsung di lapangan. Pemahaman ini penting agar masyarakat lebih siap dan waspada,” tegasnya.





