Baca Juga: Demi Pilkada Kota Bogor 3 dari 5 Calon Ini Harus Rela Mundur dari Jabatannya
“Kami hadir sesuai undangan dari Bupati sebagai tim perencana dan anggaran untuk penataan ini sudah ada, kita akan tetap kerjasama untuk menyelesaikan penataan kawasan Puncak ini,”
“Kami juga berharap Puncak Bogor ini akan kembali menjadi seperti dulu lagi baik keindahan dan pemandangannya, mudah-mudahan dengan penataan ini konsep mengembalikan kondisi alam seperti dulu bisa terlaksana,” tegas Mujutahid Hidayat.
Di tempat yang sama, Kepala Satker PJN Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Mery Silalahi menegaskan, pihaknya telah mengusulkan penataan kawasan ini terintegrasi sehingga ketika dibagi antara Pemerintah Pusat, Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor dalam satu konsep kesatuan desain yang terintegrasi supaya lebih bervisi, Agar apa yang dihadapkan masyarakat Kabupaten Bogor dan Pemkab Bogor bisa terakomodir dengan baik untuk Kabupaten Bogor lebih baik.
“Tentunya sangat kami support, untuk konsep dan desain belum bisa diputuskan. Hari ini kita baru peninjauan dan survey awal supaya bisa lebih lancar. Untuk DED-nya akan diselesaikan tahun 2024 ini, untuk pelaksanaannya di tahun 2025 bagaimana desainnya masih kita bahas dulu bersama-sama dengan Pemkab Bogor juga Pemerintah Pusat,” jelas Mery Silalahi.
Dirut PT. Sayaga Wisata, Supriadi Jupri menyampaikan, revitalisasi penataan rest area ini menjadi penting dilakukan agar rest area ini bisa jalan dan pedagang berjualannya laris manis sehingga tidak ada lagi pedagang yang kembali berjualan di luar Rest Area Gunung Mas Puncak.




