Anggap aja kayak bikin bio Instagram yang singkat, padat, dan menggoda. Jangan lupa atur lokasi gudang, jasa pengiriman, dan metode pembayaran.
4. Upload Produk: Bukan Asal Unggah

Upload produk nggak sekadar pasang foto terus kelar. Judul harus jelas, deskripsi harus lengkap, dan foto/video harus menarik. Gunakan pencahayaan bagus, tunjukkan detail produk, dan pastikan pembeli langsung paham manfaat barangmu.
5. Pahami Biaya dan Jadwal Uang Masuk
TikTok Shop ambil komisi dari setiap transaksi, jadi kamu harus hitung dengan cermat biar tetap untung. Selain itu, pelajari juga kapan dan gimana hasil jualan kamu bisa dicairkan ke rekening. Ini penting buat kelola cash flow.
6. Main Konten, Bukan Cuma Jualan
Ini yang bikin TikTok beda: kontennya. Kamu harus bisa bikin video yang bukan cuma jualan terang-terangan, tapi juga menghibur atau bermanfaat.
Bisa bikin tutorial, review, behind the scenes, atau ikut challenge yang lagi tren. Tambahin lagu hits dan jangan lupa sematkan produk lewat fitur keranjang kuning.
7. Manfaatkan Live Streaming
Fitur live di TikTok itu ibarat etalase interaktif. Kamu bisa ngobrol langsung sama calon pembeli, jawab pertanyaan mereka, tunjukin produk secara real time, dan kasih promo khusus selama live. Kesan personalnya kuat banget.






