INFOLADISHA – Karet pintu mobil kerap jadi komponen yang terlupakan.
Letaknya tersembunyi, bentuknya cuma karet, tapi perannya tidak main-main.
Dari meredam benturan saat pintu ditutup, menjaga kabin tetap senyap, sampai menahan air hujan dan debu agar tidak ikut numpang masuk.
Masalahnya, karena jarang dilirik, kondisi karet pintu sering luput dari perhatian.
Padahal, usia pakai dan paparan panas serta cuaca bisa membuat fungsinya menurun tanpa disadari.
Kalau dibiarkan, jangan heran kalau kabin mendadak berisik atau malah bocor saat hujan.
Dirangkum dari laman Wuling Indonesia, berikut enam tanda karet pintu mobil sudah tidak layak pakai.
1. Bentuk Berubah dan Tak Lagi Lentur
Karet pintu yang sehat akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Jika terlihat gepeng, melar, atau tidak elastis, itu pertanda kemampuannya menutup celah pintu sudah berkurang.
2. Kabin Tak Lagi Kedap Suara
Suara luar yang makin jelas terdengar atau bunyi besi beradu saat pintu ditutup bisa menandakan karet pintu sudah tak bekerja optimal. Kenyamanan berkendara pun ikut turun.
3. Ada Kerusakan Fisik
Sobek, retak, atau terkelupas adalah alarm keras. Kondisi ini membuka jalan bagi air dan debu masuk ke kabin, membuat interior lembap dan berisiko bau apek.
4. Muncul Suara Siulan Angin
Siulan angin saat mobil melaju, terutama di kecepatan tinggi, sering muncul akibat karet pintu tidak lagi menutup rapat. Celah kecil pun jadi sumber kebisingan.






