INFOLADISHA – Spion motor yang tiba-tiba berubah posisi atau terasa goyang sering kali dianggap masalah kecil.
Banyak pengendara memilih mengabaikannya dan cukup membetulkan spion seadanya.
Padahal, spion yang tidak stabil bisa mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan, terutama saat membutuhkan pandangan ke belakang secara cepat dan akurat.
Menariknya, spion motor yang mudah longgar tidak selalu disebabkan oleh satu faktor saja.
Ada banyak hal yang berkontribusi, mulai dari kualitas komponen hingga kebiasaan berkendara sehari-hari.
Berikut enam penyebab utama spion motor gampang kendur yang perlu diwaspadai.
Penyebab pertama adalah kualitas spion yang kurang baik. Tidak semua spion memiliki material yang kokoh.
Spion aftermarket atau produk non-standar pabrik kerap menggunakan bahan plastik dan sistem pengunci yang lemah.
Akibatnya, spion tidak mampu menahan getaran dengan optimal dan mudah berubah posisi meski terkena guncangan ringan.
Selanjutnya, getaran dan guncangan saat berkendara juga berperan besar.
Mesin motor secara alami menghasilkan getaran.
Jika motor sering diajak melintasi jalan berlubang, bergelombang, atau rusak, baut spion bisa perlahan mengendur.
Tanpa pengecekan rutin, spion akan terasa goyang, sulit diatur, bahkan bisa berputar sendiri saat motor melaju.
Faktor ketiga datang dari kesalahan saat pemasangan.





