Sebagai solusi atas maraknya balap liar, Forkopimda Kabupaten Bogor turut memfasilitasi kegiatan balap lari resmi di kawasan Stadion Pakansari setiap malam Minggu selama Ramadan. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 pelari dari perwakilan seluruh kecamatan dan akan berlangsung hingga pertengahan Ramadan dengan sistem penyisihan dan final.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman wilayah selama Ramadan.
“Ini upaya dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di bulan suci Ramadan. Untuk menghadirkan rasa aman, nyaman, dan tenteram bagi seluruh masyarakat agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, khusyuk, serta penuh keberkahan,” ujar Rudy.
Ia juga menambahkan, langkah tegas terhadap penjual minuman keras merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan menghormati umat Muslim yang tengah beribadah.
“Saya bersama jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas terhadap para penjual minuman keras yang tetap melakukan transaksi jual beli di bulan Ramadan. Ini menjadi bukti komitmen kita dalam menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan,” tegasnya.





