Anda dianjurkan makan secara perlahan dan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil selama menderita sakit maag. Hindari pula berbaring setelah makan. Beri jeda setidaknya 3 jam antara waktu makan dan waktu tidur. Ini tidak hanya meringankan gejala maag saja, tetapi juga mencegah asam lambung naik.
3. Konsumsi makanan atau minuman untuk sakit maag
Beberapa makanan atau minuman bisa meredakan gejala maag kambuh. Misalnya, teh chamomile dapat meredakan rasa tidak nyaman di perut dan mengurangi produksi asam lambung berlebih.
Baca Juga: 5 Makanan Penyebab Usus Buntu
Chamomile juga bersifat antiradang yang artinya mampu meredakan rasa sakit. Selain chamomile, makanan atau minuman yang mengandung jahe, daun mint, dan licorice juga dapat meredakan gejala penyakit maag.
4. Konsumsi obat-obatan
Beberapa obat dapat mengatasi maag kambuh yang Anda derita. Obat-obatan tersebut meliputi:
- Antasida, untuk menetralkan asam lambung atau menekan produksinya yang berlebihan
- Simethicone, untuk mengurangi gas di lambung
- Antiemetik, untuk menekan mual dan muntah.
- Penghambat pompa proton, seperti omeprazole dan lansoprazole, untuk menekan produksi asam lambung dan menyembuhkan luka di lambung, tetapi penggunaannya harus dengan resep dokter
- Antibiotik, untuk mengatasi maag kambuh akibat infeksi bakteri, tetapi konsumsinya juga harus sesuai anjuran dokter
- Antidepresan, untuk mengatasi maag kambuh yang dipicu oleh gangguan kecemasan, depresi, maupun gangguan panik
Sebelum konsumsi obat-obatan untuk maag kambuh, sebaiknya terapkan lebih dulu perawatan sederhana yang telah disebutkan di atas. Selama masa pemulihan, Anda juga disarankan untuk minum air putih setidaknya 2 liter setiap hari dan perbanyak istirahat.







Respon (1)