Mereka tidak sekadar memanfaatkan celah lama, tetapi juga menyesuaikan diri dengan ekosistem terbaru Apple.
Awalnya, Operasi Triangulasi dikenal sebagai kampanye spionase yang sangat terarah atau APT.
Targetnya spesifik dan terbatas. Namun, Coruna memberi sinyal perubahan.
Indikasi yang muncul menunjukkan penggunaan toolkit ini mulai meluas dan tidak lagi eksklusif untuk target tertentu.
Di sisi lain, Apple sebenarnya sudah menutup celah keamanan yang dimanfaatkan.
Masalahnya klasik. Tidak semua pengguna langsung memperbarui perangkat mereka.
Kaspersky mengingatkan risiko tetap tinggi bagi iPhone yang belum diperbarui.
Pembaruan sistem menjadi langkah paling sederhana sekaligus paling krusial untuk menghindari serangan ini.
Operasi Triangulasi sendiri pertama kali terungkap pada 2023 saat Kaspersky mendeteksi aktivitas mencurigakan di jaringan internal mereka.
Investigasi lanjutan menemukan adanya eksploitasi zero-day pada perangkat iOS.
Kasus Coruna menegaskan satu hal yang mungkin sudah sering diabaikan.
Serangan siber tidak lagi bersifat sekali jalan.
Pelaku terus belajar, memperbarui, dan menyempurnakan metode mereka bahkan setelah celah ditutup.





