Namun, Wijayanto menekankan satu hal penting sebelum kebijakan tersebut bisa efektif dijalankan: industri rokok harus terkonsolidasi dan terbebas dari peredaran rokok ilegal.

“Kalau industri masih belum rapi dan rokok ilegal masih banyak, ya kebijakan ini tidak akan berjalan maksimal. Jadi ini PR besar yang harus diselesaikan dulu,” ujarnya.
Dengan tidak naiknya cukai rokok tahun depan, pemerintah diharapkan bisa menjaga keseimbangan antara kesehatan publik, stabilitas industri, dan keberlanjutan tenaga kerja di sektor yang selama ini menjadi tumpuan jutaan orang, dari petani tembakau hingga buruh pabrik.





