Kondisi ini, sambung Usep, sangat berbeda dibandung dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana omzet yang diperoleh bisa lebih dari target atau surplus.
“Kalau dulu bisa surplus 20 persen diatas normal, namun untuk saat ini ya kirla-kira 20 persen dibawah normal,” jelasnya.

Usep berharap pemerintah bisa lebih memikirkan lagi dan mencari solusi terbaik terkait penyerapan tenaga kerja, guna pemulihan perekonomian masyarakat sehingga daya beli mereka pun bisa kembali stabil.
Sementara pantauan di lokasi, akibat sepinya pengunjung tidak sedikit pula konter yang kini sudah tak bertuan atau ditinggalkan pemiliknya. (Bonz)






