KDM juga mengingatkan bahwa investasi bukan sekadar soal angka-angka besar di atas kertas.
Yang terpenting, kata dia, adalah bagaimana investasi itu memberi dampak positif untuk pembangunan manusia di Jabar.

Karena itu, pemerintah akan mendorong industri yang padat karya dan bermanfaat langsung untuk warga, bukan yang hanya mengeksploitasi sumber daya alam.
“Kita nggak akan lagi kasih perpanjangan izin tambang yang merusak lingkungan. Investasi di Jabar harus pro-lingkungan, pro-rakyat,” tutupnya.
Dengan langkah ini, Jabar berharap bisa jadi tujuan utama investasi di Indonesia, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakatnya.***





