“Tindak lanjut dari studi banding ini akan melibatkan diskusi dan perumusan langkah konkret untuk memajukan pariwisata Sukabumi,” jelas Ferry.
Sementara itu, **Bambang Hafidz**, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kabupaten Garut, menyambut baik kunjungan ini. Menurutnya, pertukaran ide antar daerah penting untuk memajukan sektor wisata secara bersama-sama.
“Kami memiliki berbagai program unggulan seperti festival kuliner, misalnya Festival Baso Aci, dan pengembangan desa wisata. Hal ini bisa menjadi inspirasi yang mungkin diadopsi oleh Sukabumi,” ungkap Bambang.
Ia berharap kerja sama ini bisa memperkuat sektor pariwisata kedua daerah. Dengan banyaknya kesamaan potensi wisata antara Garut dan Sukabumi, termasuk kekayaan budaya dan geografis, kolaborasi ini berpotensi memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.





