“Mungkin mereka merasa terdampak. Tapi di Parung Panjang sendiri sebenarnya tidak ada macet,” jelasnya.
Tak terima dilabrak, Dishub Kabupaten Bogor berencana melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian.

“Yang jelas kita akan lapor polisi,” tegas Bayu.
Ia memastikan tak ada petugas yang terluka dalam kejadian tersebut.
Untuk mengurai masalah, Dishub Bogor juga sudah berkomunikasi dengan Dishub Tangerang agar bisa duduk bersama mencari solusi.
Bayu menilai, kolaborasi dua daerah mutlak diperlukan karena arus truk tambang lintas wilayah tak bisa diatasi sepihak.
“Seharusnya Tangerang juga menyiapkan kantong parkir untuk truk kosongan agar tidak menumpuk di jalan,” pungkasnya.




