Tahun 2025 saja, Pemkab Bogor menggelontorkan Rp700 miliar untuk penanggulangan kemiskinan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan.

Tak berhenti di situ, pada 2026 Bogor menargetkan cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) 100 persen dengan anggaran Rp1 triliun.
Meski hasilnya tampak menjanjikan, Bambam mengakui tantangan mereka belum reda.
Jumlah penduduk yang lebih besar dari 25 provinsi di Indonesia dan risiko bencana yang tinggi disebut bisa memunculkan warga miskin baru jika tidak diantisipasi.
“Kami terus berupaya agar Kabupaten Bogor bisa mengentaskan kemiskinan bersama-sama. Kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan berbagai pihak lain akan terus diperkuat agar penanganannya benar-benar efektif,” tutupnya.
Pernyataan ini sekaligus jadi jawaban resmi Pemkab Bogor atas sorotan yang disampaikan dalam forum nasional.



