Info Otomotif

Ditekan Atau Dibanting? Begini Cara Menutup Kap Mesin Mobil yang Benar

×

Ditekan Atau Dibanting? Begini Cara Menutup Kap Mesin Mobil yang Benar

Sebarkan artikel ini
Potret kap mesin mobil. Foto: daihatsu.co.id
Potret kap mesin mobil. Foto: daihatsu.co.id

Hal tersebut tentunya sangat membahayakan terutama ketika sedang berkendara. Kap mesin mobil bisa saja terbuka secara tiba-tiba ketika mobil berjalan.

Hal tersebut bisa terjadi karena pada kap mesin mobil biasanya terdapat pengait atau engsel untuk mengunci bagian kap mesin mobil ketika kap ditutup.

Namun, apabila pemilik mobil kurang melakukan pelumasan pada bagian tersebut, maka pengait tidak dapat berfungsi meski kap mesin mobil sudah ditekan.

Jadi cara menutup kap mesin mobil dengan cara dibanting merupakan metode yang benar. Namun, ketika membanting tidak diperbolehkan terlalu keras.

Agar Anda lebih memahami bagaimana cara menutup kap mesin yang tepat, simaklah penjelasan lengkap yang sudah Infoladisha rangkum seperti dikutip dari laman https://daihatsu.co.id.

1. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal di bagian dalam ruang mesin

Sebelum Anda menutup kap mesin mobil, Anda perlu memperhatikan bagian dalam ruang mesin. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal di ruangan tersebut. Baik itu perkakas kerja ataupun kain lap.

2. Menurunkan kap mesin mobil secara perlahan

Selanjutnya, Anda perlu memposisikan kap mesin mobil kurang lebih tiga puluh sentimeter di atas posisi tertutup.

Kemudian Anda lepaskan kap mesin mobil tersebut secara perlahan hingga kap mesin tertutup dengan sempurna.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Merek Cat Mobil, Lengkap Dengan Daftar Harganya!

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *