“Kalau aturan sudah dijalankan dan aspirasi masyarakat tidak bisa dihindari, dengan ikhlas saya mundur. Tapi jangan sampai ini dianggap pembenaran atas tuduhan yang belum terbukti,” ujarnya.

Firman menekankan bahwa keputusan akhir berada di tangan Bupati Bogor.
Ia berharap, apapun hasilnya, masyarakat Bojong Kulur kembali rukun dan bersatu membangun desa.
Drama politik di desa yang biasanya tenang ini pun berubah menjadi sorotan.
Kini, mata warga tertuju pada Bupati Bogor sebagai penentu nasib akhir Firman Riansyah.






