Info Bisnis

Duh, PHRI Kota Bogor Akui Kena Dampak Efisiensi Anggaran Pemerintah, Mana Mau Ramadan!

57
×

Duh, PHRI Kota Bogor Akui Kena Dampak Efisiensi Anggaran Pemerintah, Mana Mau Ramadan!

Sebarkan artikel ini
Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay. Foto/IST

INFOLADISHA – Kebijakan efisiensi anggaran yang diperkuat dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 membuat sektor perhotelan di Kota Bogor menghadapi tantangan besar.

Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay menyatakan, bahwa sektor perhotelan di Kota Bogor tengah menghadapi tantangan besar akibat kebijakan efisiensi anggaran yang mulai diterapkan sejak akhir tahun lalu.

Menurut ketua PHRI Kota Bogor itu, akibat kebijakan efisiensi anggaran tersebut banyak angenda kementerian dan lembaga yang ditunda.

BACA JUGA : POBSI Apresiasi Turnamen Billiar PWI Kota Bogor Sebagai Event Besar

“Kami mendapatkan informasi, bahwa kegiatan kementerian dan lembaga ada beberapa yang ditunda,” terang Yuno.

Kondisi tersebut, kata Yuno, membuat pelaku industri hotel kesulitan dalam mencari solusi untuk menggeser pasar dari sektor meeting kementerian ke wisata umum.

Namun, tantangan semakin besar karena dalam waktu dekat mereka harus menghadapi bulan Ramadan, yang berdampak pada peningkatan biaya operasional.

BACA JUGA : Windhy Wuryaning Tyas Sampaikan Peran Strategis PKK Dipenghujung Jabatannya Sebagai Pj Ketua TP PKK Kota Bogor

“Ini kita 1 Maret saja kita sudah ketemu gajian, pertengahan Maret kita harus kasih THR. Akhir Maret atau awal April kita harus ketemu gajian lagi. Nah itu pasca lebaran, pasca Idulfitri, sepertinya teman-teman akan melakukan efisiensi dari sisi SDM,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *