Info Bisnis

Ekspor Dihantam Trump, KKP Gaspol Jualan Ikan di Negeri Sendiri!

×

Ekspor Dihantam Trump, KKP Gaspol Jualan Ikan di Negeri Sendiri!

Sebarkan artikel ini

Program ini dinilai bisa jadi peluang besar untuk menyerap produk-produk perikanan budidaya seperti ikan nila (tilapia), rumput laut, lobster, rajungan, kepiting, hingga tuna.

Sementara itu, ekspor perikanan Indonesia masih didominasi pasar Amerika Serikat, yang menyumbang sekitar US\$1,90 miliar atau 32% dari total ekspor pada 2024.

Produk udang menjadi andalan, terutama udang beku, dengan 82,5% ekspor masih mengandalkan pasar AS.

Meski begitu, KKP menilai masih banyak potensi ekspor ke negara lain seperti Jepang, Tiongkok, Taipei, Malaysia, serta peluang baru di Eropa seperti Spanyol dan Prancis.

Pemerintah juga didorong untuk segera mempercepat kerja sama dagang dengan Inggris, Belanda, Denmark, dan Jerman demi memperluas pasar udang olahan Indonesia yang saat ini baru memenuhi 12,29% kebutuhan pasar global.

Tak hanya udang, produk andalan lain seperti TCT (Tuna-Cakalang-Tongkol) juga berpotensi terdampak tarif baru AS.

Pada 2023, produksi TCT Indonesia mencapai 1,57 juta ton, dengan 13% diekspor, terutama dalam bentuk beku dan sisanya dikonsumsi di dalam negeri.

Ekspor TCT tersebar ke berbagai kawasan seperti Amerika Serikat (22%), ASEAN (19,6%), Jepang (18,9%), Timur Tengah (13,8%), dan Uni Eropa (10,9%).

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, KKP optimistis industri perikanan nasional bisa tetap tumbuh meski dihadang tekanan dari luar. Kuncinya, perkuat pasar dalam negeri dan naikkan nilai tambah lewat hilirisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *