Penggunaan benang ini umumnya untuk operasi, jadi bukan hal yang baru dalam dunia kesehatan.
Metode pengerjaannya sendiri mirip dengan prosedur operasi.
Dokter akan menyisipkan benang ke dalam wajah menggunakan jarum tipis.
2. Perbedaan Fungsi
Kedua prosedur kecantikan ini bisa diaplikasikan pada bagian wajah yang sama, tetapi memiliki perbedaan fungsi.
Filler digunakan untuk mengisi atau menambah, sedangkan tanam benang untuk mempertegas kulit pada bagian wajah tertentu.
Sebagai contoh, untuk mengisi bagian ujung hidung supaya lebih mancung, Anda bisa menggunakan prosedur filler.
Kalau Anda ingin mempertegas kontur ujung hidung, maka prosedur tanam benang lebih cocok.
Meski demikian, memilih antara prosedur untuk treatment filler dan tanam benang pada bagian wajah yang sama harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
3. Perbedaan Waktu Pengerjaan
Prosedur filler lebih mudah dan cepat untuk pengerjaannya, lantaran menggunakan bahan cairan.
Dokter akan menyuntikkan cairan HA pada bagian wajah tertentu.
Kemudian dokter akan membentuknya sesuai keinginan dan kebutuhan pasien.
Proses ini bisa jadi hanya memakan waktu beberapa menit saja.
Setelah prosesnya selesai, Anda bisa langsung beraktivitas seperti biasanya.
Untuk tanam benang, metodenya sedikit rumit sehingga membutuhkan waktu lebih lama, kurang lebih tiga puluh menit hingga satu jam.






