Info Gaya Hidup

Filler dan Tanam Benang, Lebih Aman Mana?

×

Filler dan Tanam Benang, Lebih Aman Mana?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gambar/IST

Proses pengerjaannya biasanya tergantung dengan seberapa banyak kebutuhan pemakaian benang.

Dalam hal ini, dokter akan memasukkan jarum tipis dengan benang ke dalam bagian wajah.

Lalu, dokter akan menarik benang tersebut untuk mengencangkan wajah pada bagian tertentu.

Jika prosedurnya selesai dilakukan, dokter akan menyarankan Anda untuk beristirahat terlebih dahulu selama beberapa hari sampai luka di wajah membaik hingga sembuh.

4. Perbedaan Ketahanan

Prosedur filler rata-rata bertahan antara 4 bulan sampai 2 tahun.

Anda perlu melakukan retouch untuk mempertahankan ketahanan dan hasilnya pada beberapa bulan ke depan.

Sedangkan prosedur tanam benang bertahan lebih lama, yaitu 1 sampai 2 tahun.

Apabila Anda ingin melakukan retouch, perlu menunggu hingga ketahanannya mulai menurun atau jika terjadi efek samping, seperti benang yang timbul ke permukaan wajah.

5. Perbedaan Proses Pemulihan

Pemulihan bekas luka setelah pemberian filler umumnya cepat, dengan sedikit atau tanpa downtime.

Beberapa pasien mungkin mengalami sedikit pembengkakan atau memar yang akan hilang dalam beberapa hari.

Sedangkan waktu pemulihan tanam benang memerlukan waktu yang lebih lama dengan kemungkinan adanya benang yang teraba atau terlihat beberapa waktu setelah prosedur.

Pada dasarnya, filler dan tanam benang perlu dilakukan retouch supaya wajah Anda tetap kencang dan berbentuk estetik untuk mempertahankan hasilnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *