Mengingat kedua prosedur ini memiliki masa pakai.
Ketika sudah mendekati jangka waktunya, Anda bisa berkonsultasi kembali dengan dokter.
Lebih Baik Filler atau Tanam Benang?
Pada dasarnya, tidak ada prosedur perawatan yang lebih baik antara filler dan tanam benang.
Prosedur mana yang hendak Anda aplikasikan tergantung dari keinginan dan kebutuhan Anda sendiri.
Hanya saja penting melakukan konsultasi dengan dokter untuk memilih antara kedua prosedur tersebut.
Sebagai contoh, Anda menginginkan bentuk hidung yang cantik dan menarik dengan membuat ujung hidung menjadi lebih tajam.
Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan filler untuk menambah volume.
Filler juga bisa digunakan ketika Anda menginginkan bagian batang hidung yang lebih tinggi.
Namun, ketika Anda menginginkan hidung yang berkontur, maka direkomendasikan memilih prosedur tanam benang.
Dalam hal ini, benang dapat mengangkat bagian batang hingga ujung hidung Anda menjadi lebih menarik.
Tetapi kembali lagi, prosedur apa pun yang hendak Anda gunakan untuk mempercantik diri perlu dikonsultasikan dengan dokter.
Jangan sampai Anda memutuskannya sendiri.
Mengapa? Karena Anda perlu mengetahui juga efek samping setelah melakukan treatment kecantikan tersebut.
Apakah Anda sudah mendapatkan gambaran besar mengenai perbedaan filler dan tanam benang untuk meremajakan kulit wajah? Tertarik ingin mencobanya?






