“Kalau saya lihat, Bogor ini salah satu kota yang sangat seksi dan menjadi corong atau barometer. Bahkan bisa dibilang kota Bogor ini menjadi kota satelit dan beberapa tahun kota Bogor itu menjadi penyangga ibukota, jadi mudah-mudahan kota Bogor semakin berkembang menjadi lebih baik,” paparnya.
Sebagai kota yang semula merupakan penyanggah Ibu Kota, Kota Bogor memiliki masyarakat luar Kota yang mencari nafkah sehingga perkembangan Kota kedepan menjadi satu keniscayaan, seperti halnya Singapura yang merupakan negara kecil tetapi kaya di Asia.
“Jadi saya pikir, walupun kota Bogor wilayahnya tidak luas tapi kedepannya memiliki pendapatan yang cukup besar, sehingga tercipta kemakmuran dan kita fokus terhadap pengangguran juga kok, bagaimana mengatasi pengangguran,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bogor, Dewi Fatimah mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 6 orang bakal calon (balon) yang mendaftar sejak awal penjaringan dimulai. Dari ke-6 pendaftar, 3 diantaranya sudah mengembalikan formulir.
“Nanti masalah seleksi, itu kan kita hanya penjaringan. Nanti kita akan mengerucutkan dan dari beberapa orang itu akan kita serahkan ke DPW hingga DPP, karena akan ada prosedur seperti UKK dan lainnya,” kata Dewi.





