3. Kopi
Peneliti mengungkapkan, minum lebih dari empat cangkir kopi per hari dikaitkan dengan peningkatan stroke lebih dari 30%.
Peneliti menganjurkan untuk membatasi minum kopi dalam sehari.
BACA JUGA : POBSI Apresiasi Turnamen Billiar PWI Kota Bogor Sebagai Event Besar
“Kami menganjurkan orang untuk membatasi asupan kopi hingga kurang dari empat cangkir per hari, mengurangi atau meminimalkan asupan minuman bersoda dan jus buah atau minuman lainnya. Dan saat memilih minuman dingin, pilihlah air putih sebanyak mungkin,” ujar Smyth.
Penelitian menunjukkan, minum empat cangkir teh dalam sehari menurunkan risiko stroke sebesar 19%.
Penuruna risiko meliputi berbagai jenis penyebab stroke, misal pendarahan dan gumpalan darah.
Penurunan risiko berbeda berdasarkan jenis teh. Berikut contohnya:
Minum tiga sampai empat cangkir teh hitam sehari, seperti earl grey dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah sebesar 29%.
Minum tiga sampai empat cangkir teh hijau dalam sehari dikaitkan dengan risiko stroke keseluruhan yang lebih rendah sebesar 27%.
Menurut ahli jantung, Jayne Morgan, efek ini diduga akibat tingginya jumlah antioksidan dalam teh.
Katekin dan epikatekin bisa mengurangi peradangan pembuluh darah, sehingga mengurangi kerusakan oksidatif yang meningkatkan risiko stroke.
Teh juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah dan peningkatan fungsi endotel pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko stroke.






